Sabtu, 25 November 2017

Perbandingan Kecepatan Provider Seluler Internet Di Indonesia

Baru-baru ini Pada bulan Desember 2017, ketiga telcos meluncurkan jaringan LTE 4G mereka secara komersial di negara ini. Tetapi, layanan ini tidak diluncurkan secara nasional dan menawarkan kecepatan yang berbeda.

Kali ini, Tech in Asia akan memberikan perbandingan side-by-side dari koneksi 4G LTE yang ditawarkan oleh tiga telkom: Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat, serta dari penyedia layanan internet Bolt.


Koneksi


Agar dapat menggunakan koneksi 4G di Indonesia, Anda harus menggunakan smartphone 4G-ready. Untuk terhubung ke jaringan 4G dari operator, pengguna di Indonesia harus terlebih dahulu menukarkan kartu SIM di pusat layanan masing-masing, dan kemudian berlangganan ke paket data tertentu. Untuk Bolt, Anda bisa menghubungkan modem 4G melalui smartphone 4G, atau langsung menggunakan kartu SIM Bolt yang hanya kompatibel dengan smartphone Bolt sendiri.

Kecepatan dan Cakupan Area


Speed-wise, XL Axiata adalah nomor satu, menjanjikan kecepatan internet hingga 100Mbps. Tempat kedua menuju Bolt dengan kecepatan hingga 72Mbps. Telkomsel dan Indosat berada di urutan ketiga dengan kecepatan “hanya” hingga 36Mbps. Itu masih merupakan dorongan bagus untuk kecepatan maksimum operator tahun lalu di 3G, yang mencapai 14,4 Mbps.

Perhatikan bahwa kecepatan koneksi internet di Indonesia cukup rendah pada umumnya karena minimnya infrastruktur, sehingga meski angka di atas terlihat layak, ternyata Anda masih bisa mendapatkan koneksi yang lambat. Kecepatan yang disebutkan diiklankan “sampai”, yang berarti mereka dapat dan mungkin akan berjalan lebih lambat.

Untuk cakupannya, Bolt memimpin dengan melayani 750.000 pengguna di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Telkomsel, operator terbesar di negara ini, mencakup beberapa wilayah di Jakarta dan Bali. Sementara XL Axiata kebanyakan memberikan kecepatan 4G di Bogor, Medan, dan Yogyakarta. XL masih menggelar uji coba 4G di Jakarta, sebagian besar hanya mencakup kawasan Kelapa Gading di Jakarta Utara. Cakupan Indosat cukup kecil: beberapa area di sekitar distrik Monas, Thamrin, dan Sudirman Jakarta.

Tidak bisa diragukan lagi, operator akan memperluas cakupannya ke lebih banyak kota di Indonesia tahun depan.

Harga


Ini cukup sulit untuk membandingkan harga 4G antara operator dan Bolt, karena masing-masing penawaran memiliki bonus kuotanya sendiri dan durasi penggunaan. Tapi untuk perbandingan, ini adalah harga di Jakarta untuk periode 30 hari (perhatikan bahwa harga untuk paket data di bawah dapat berubah dalam beberapa bulan ke depan):

PENYEDIA DATA QUOTA PROVIDER


Telkomsel (Simpati) 1GB, ekstra 1GB di 3G Rp 75.000
XL Axiata 4GB di 4G, ekstra 4GB di 2G dan 3G Rp 99.000
Indosat 13GB Rp 99.000
Bold 6GB (30 hari) dan 8GB (14 hari) Rp 100.000

Jadi begitulah, Bolt bukan lagi satu-satunya pemain yang menawarkan koneksi mobile 4G di Indonesia. Tiga telcos besar sekarang bersaing satu sama lain untuk memberikan kecepatan internet yang lebih cepat kepada netizen, dan sayangnya, pengguna mungkin tidak mendapatkan lebih banyak data rate seiring berjalannya waktu.

CEO Indosat Alexander Rusli meminta semua operator untuk menaikkan harga rencana data mereka, sementara saingannya Telkomsel dan XL Axiata memasang iklan yang mengganggu di dalam layar telepon pengguna untuk memeras tingkat pengembalian yang lebih tinggi dari pelanggan mereka.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon